Memilih Tempat Tidur Bayi yang Aman Bagi Si Kecil

Memilih Tempat Tidur Bayi yang Aman Bagi Si Kecil

Ketika usia kandungan sudah dekat dengan hari kelahiran, tentunya Anda ingin segera membeli semua perlengkapan bayi untuk menyambut kehadiran si kecil. Anda juga tentunya sangat senang melihat dan membeli segala kebutuhan bayi, mulai dari pakaian bayi, alat makan bayi, mainan bayi, hingga boks tidur, dan kasur bayi. Tetapi apakah Anda benar-benar harus membeli tempat tidur untuk bayi? Merawat bayi tidak dapat sembarangan, apalagi bayi yang baru lahir.

Anda harus memerhatikan asupan ASI, buang air besarnya apakah teratur dan normal, hingga tidur bayi harus dipastikan sudah baik. Bahkan, Anda tidak bisa sembarangan dalam meletakkan anak di kasur bayi ketika ia tidur. Kesalahan dalam posisi tidur bayi bisa membuat bayi menderita kesulitan bernapas. Bayi juga tidak bisa tidur dikelilingi banyak benda pada tempat tidurnya, seperti selimut, bantal, mainan atau boneka.

Benda-benda ini bisa menghalangi jalan napas bayi, sehingga bayi dapat mengalami kesulitan bernapas dan risiko meninggal mendadak. Kondisi ini dikenal dengan istilah SIDSS atau Sudden Infant Death Syndrome. Bayi baru lahir memiliki risiko mengalami SIDS, sebab bayi belum sepenuhnya dapat merespon bila ada gangguan ketika ia tertidur.

Lain halnya dengan bayi yang lebih besar, ia dapat lebih cepat merespon bila terganggu ketia tidur untuk melindungi dirinya. Oleh karena itu, bayi sebaiknya tidur sendiri. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi yang tidur dengan orangtua bisa memiliki risiko tinggi mengalami SIDS. Tetapi bila bayi tidur jauh dari orangtua, pastinya hal ini membuat Anda lebih sulit untuk mengawasi bayi ketika tidur.

Akan lebih baik bila bayi tidur pada kamar yang sama dengan orangtua tetapi tidur terpisah dengan orangtuanya. Hal ini juga sudah dikaitkan dengan menurunnya risiko SIDS pada bayi. Oleh sebab itu, Anda mungkin perlu membeli tempat tidur bayi supaya kualitas tidur bayi dapat lebih baik. Namun ingat, jangan terlalu banyak meletakkan berbagai benda dalam tempat tidur bayi, termasuk bantal dan selimut.

  • Memilih Box Kasur Bayi

Pilih boks kasur bayi yang dibuat dengan stabil dan kuat. Tempat tidur bayi harus mempunyai daya tahan kuat dan tidak gampang goyah. Hal ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bayi ketika tidur. Lebih dari itu, tempat tidur bayi yang awet dan kuat bisa Anda investasikan untuk digunakan anak Anda selanjutnya.

  • Memilih Kasur Bayi

Pilih kasur bayi dengan ketebalan yang pas, sekitar 7-15 cm, supaya bayi tidur dengan nyaman. Untuk kasur busa, lebih baik memperhatikan kepadatan kasur. Kasur busa dengan bobot lebih berat biasanya lebih padat dan ini jadi pilihan yang baik. Pilih juga tinggi kasur yang bisa disesuaikan. Sehingga ketika bayi tumbuh besar, tinggi kasur bayi dapat dikurangi supaya si kecil tidak jatuh dari tempat tidur atau memanjat keluar.

Tempat tidur bayi yang baik juga dapat diubah jadi tempat tidur tanpa bingkai. Ini mungkin dapat jadi salah satu pertimbangan Anda ketika memilih tempat tidur si kecil. Tempat tidur bayi yang multifungsi dapat Anda gunakan lebih lama. Tetapi, pastikan Anda dapat melakukan perubahannya dengan cara yang mudah.

  • Kasur Bayi Springbed

Kasur springbed ini memiliki struktur yang dibuat dari gulungan baja. Tidak heran kasur ini kokoh dan tangguh. Di atas gulungan baja, ada lapisan material bantalan yang berbeda. Ada yang dibuat dari poliester, busa atau kapas.

Tambah banyak steel coils atau gulungan baja di kasur, makin empuk kasurnya. Kasur model ini juga biasanya lebih mahal dan berat. Berat kasur bisa terasa terutama ketika Anda mengangkat kasur untuk ganti sprei.

  • Kasur Bayi Organik

Kasur ini memiliki bahan alami atau organik termasuk wol, kapas, lateks alami, serat kelapa dan busa nabati. Kasur-kasur ini bisa terdiri dari lapisan bahan alami, busa, atau terbuat dari serat sabut kelapa. Kasur organik memiliki harga yang mahal dan banyak yang berkata bahwa kasur ini nyaman. Hal ini disebabkan kasur ini tidak menimbulkan masalah seperti gatal, alergi lateks dan mudah terbakar ketika menggunakan kasur busa.

  • Kasur Bayi dari Busa

Kasur bayi tipe ini umumnya dibuat dari bahan resin busa dan poliuretan. Jenis ini dapat menjadi pilihan yang baik sebab kasurnya tahan lama, ringan dan murah. Ketika memilih kasur bayi busa, Anda harus pastikan kasurnya kuat.

Cara menentukan kuat atau tidak kasur busa dapat dengan cara menekan kasur busa dengan telapak tangan. Sesudah itu, lihat berapa lama kasur masuk ke dalam untuk naik kembali ke permukaan atau pada bentuk semula. Semakin cepat kembali pada bentuk semula, tentunya semakin baik.